Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Secara Alami, Sederhana dan Efektif

 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Secara Alami, Sederhana dan Efektif

Ada beberapa cara menurunkan kolesterol yang sangat efektif.  Tak perlu mengeluarkan banyak uang, cara berikut ini dijamin alami sekaligus mengubah gaya hidup sehat.  Pertama, cari tahu apa itu kolesterol?

Kolesterol adalah jenis lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki sel dan hormon.  Hati dalam tubuh dapat menjadi alat penghasil kolesterol.  Selain itu, makanan berlemak merupakan sumber kolesterol.

Kolesterol sendiri memiliki dua jenis, yaitu kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) Cholesterol dan kolesterol baik alias High Density Lipoprotein (HDL) kolesterol.

Seseorang dengan kolesterol yang sangat buruk akan menyebabkan lemak menumpuk di dinding pembuluh darah.  Hal ini menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.


Cara Menurunkan Kolesterol

Untuk mencegahnya, Anda bisa mengikuti cara sederhana menurunkan kolesterol berikut ini:

1. Penggunaan Makanan Sehat

Selain mengonsumsi obat penurun kolesterol, ada cara alami menurunkan kolesterol yaitu mengonsumsi air rebusan.  Artinya, Anda tidak dianjurkan untuk memakan hidangan yang dibuat dengan banyak minyak sayur, seperti kue, biskuit, atau kue yang dibeli di toko.

Dikutip dari Mayo Clinic, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA), melarang penggunaan beberapa minyak nabati yang dikentalkan menggunakan gas hidrogen (hidrogenasi) pada 1 Januari 2021. Daging merah dan susu penuh lemak (full cream) ada dan tidak dianjurkan karena mengandung LDL, sehingga kadar kolesterol darah menjadi lebih buruk.

Alangkah baiknya jika Anda mengonsumsi makanan yang kaya asam lemak omega 3 dan serat, seperti salmon dan makarel, kacang-kacangan, oatmeal, apel, dan pir.  Hal ini karena kandungan makanan ini tidak mempengaruhi lemak jahat dalam tubuh dan mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah.  Penambahan bubuk protein whey dianjurkan untuk menambah massa otot dan menurunkan berat badan.  Whey powder adalah salah satu jenis sumber protein yang berasal dari susu sisa pembuatan keju.



2. Tingkatkan Aktivitas Fisik

Bagi penderita kolesterol tinggi, olahraga merupakan salah satu cara untuk menurunkan kolesterol.  Semakin banyak Anda bergerak, semakin banyak kolesterol baik (HDL) yang diproduksi tubuh Anda.

Tidak perlu memulai dengan gerakan berat, cukup berjalan cepat di sekitar rumah atau pemanasan ringan di rumah selama 30 menit lima kali seminggu dapat membantu membakar lemak dan menjaga kesehatan tubuh.


3. Berhenti Merokok

Bahan kimia dalam rokok sangat buruk bagi tubuh karena dapat mengganggu pembentukan kolesterol baik, menyumbat pembuluh darah, serta meningkatkan risiko penyakit paru-paru dan jantung.  Karena itu, dokter menganjurkan agar setiap orang berhenti merokok.

Saat kecanduan rokok dihentikan, tekanan darah dan detak jantung kembali normal sehingga peredaran darah lancar.  Kemudian, fungsi paru-paru mulai membaik karena tidak lagi terkontaminasi racun.


4. Kurangi Alkohol

Minum terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, termasuk tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan stroke.  Jika ingin menggunakannya, lakukan dalam jumlah yang cukup dan pastikan tubuh Anda sehat.  Untuk pria di atas 65 tahun dan wanita segala usia, satu gelas sehari sudah cukup, apalagi pria di bawah 65 tahun bisa minum dua gelas sehari.


5. Menurunkan Berat Badan

Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas harus memiliki lebih banyak lemak dan kolesterol jahat.  Oleh karena itu, kurangi berat badan dengan cara mengurangi konsumsi makanan manis dan memperbanyak aktivitas fisik.  Jika Anda terbiasa minum yang manis-manis, mulai sekarang gantilah dengan air mineral.  Selain mengganti cairan tubuh, air putih atau air mineral sama sekali tidak mengandung gula atau kalori.


Cara menurunkan kolesterol memang sederhana, namun efektif jika dilakukan secara konsisten.  Jika Anda tidak mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh, kunjungi layanan kesehatan dan konsultasikan hasilnya dengan dokter terkait untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama